Berita Economy & Industry

10 Merek Mobil Terlaris Indonesia 2019, Buatan Jepang Terlalu Perkasa

JAKARTA— Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) pada Rabu 22 Januari 2020 merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2019 Pada intinya, penjualan mobil di pasar domestik turun 10 persen, dari 1.151.413 unit pada 2018 menjadi 1.030.126 unit pada tahun lalu.

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA merangkum penjualan terbanyak untuk 10 merek teratas, berikut ulasannya:

Toyota

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Toyota memimpin penjualan wholesales (penjualan pabrik ke dealer) sebanyak 331.797 unit, membukukan market share nasional 32,2 persen. Penjualan tertinggi Toyota terjadi pada September (31.831 unit), Oktober (30.944 unit). Sedangkan penjualan terendah terjadi pada Juni (18.541 unit).

Daihatsu

Daihatsu bertahan di urutan kedua selama 11 tahun terakhir setelah menjual 177.284 unit kendaraan selama 12 bulan 2019. Penjualan terendah terjadi pada Juni (6.020 unit), sedangkan yang tertinggi pada Maret (19.625 unit).

Daihatsu yang membukukan market share 17,2 persen mengandalkan model Sigra dan Xenia. “Saya ingin mengatakan bahwa mencapai posisi dua tidak mudah, karena pesaing kami memiliki produk yang sedang diincar oleh konsumen dan kemungkinan para pesaing kami dapat menggeser urutan kami,” kata Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso awal tahun 2020 ini.

Honda

Honda bercokol di posisi ketiga berkat kinerja Honda Brio yang menjadi tulang punggung penjualan pabrikan berlogo huruf H itu. Honda menjual 137.339 unit mobil dengan market share 13,3 persen. Honda rata-rata menjual antara 10ribu hingga 14 ribu unit per bulan, dengan penjualan terendah terjadi pada Juni (7.563 unit).

Mitsubishi

Mitsubishi menempati urutan empat pada klasemen wholesales 2019. Bermodal model popular Mitsubishi Xpander, mobil berlogo tiga berlian itu mengumpulkan market share 11,6 persen dengan penjualan 119.011 unit mobil. Penjualan tertinggi Mitsubishi terjadi pada Januari (11.712 unit), sedangkan yang terendah pada April (7.832 unit).

Suzuki

Suzuki stabil di urutan lima besar dengan menjual 100.383 unit mobil, market share 9,7 persen. Pabrikan yang mengandalkan model Suzuki Ertiga dan All New Carry itu mencatatkan penjualan stabil sepanjang tahun dengan puncaknya pada akhir tahun yakni 10.077 unit (November) dan 10.116 unit (Desember).

FUSO

Mobil truk (niaga) juga masuk dalam urutan 10 merek teratas, terbukti dengan Mitsubishi FUSO yang menjual 42.754 unit mobil pada 2019, membukukan market share 4,2 persen.

HINO

HINO sebagai pesaing FUSO, mengantongi market share 3 persen dengan penjualan 31.068 unit sepanjang tahun lalu.

Isuzu

Pabrikan yang berkantor di Sunter, Jakarta Utara, membukukan penjualan 25.270 unit dengan market share 2,5 persen. Penjualan terbaik Isuzu terjadi pada dua bulan terakhir 2019 yakni 2.664 unit dan 2.568 unit (November-Desember).

Wuling

Wuling bertengger di urutan sembilan dengan market share 2,2 persen, hasil penjualan 22.343 unit. Mobil berlogo lima berlian itu mencapai titik penjualan tertinggi 2019 pada Desember (4.612 unit), kontras dengan penjualan Januari (hanya 360 unit).

Nissan

Nissan menutup 2019 di posisi 10 besar, membukukan penjualan 12.302 unit dan market share 1,2 persen. Penjualan Nissan yang mengandalkan model All New Livina mencapai titik terbaik pada Agustus (1.228 unit). (*)