Innova Zenix Pimpin Penjualan Mobil Hybrid Nasional Tahun 2025

Foto: Toyota Astra

DETIK – Pasar mobil hybrid di Indonesia menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan pertumbuh sekitar 10 persen dibandingkan tahun 2024. Kenaikan ini mencerminkan penerimaan konsumen terhadap kendaraan yang lebih efisien bahan bakar meningkat. Ini juga menandai pergeseran pasar menuju teknologi ramah lingkungan.

Berdasarkan data whole sales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), yakni distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer, mobil hybrid terjual sebanyak 65.943 unit sepanjang Januari hingga Desember 2025. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian 2024 yang berada di level 59.903 unit. Kontribusi mobil hybrid mencapai sekitar 8,21 persen dari total penjualan mobil nasional. Porsi ini menunjukkan peran mobil hybrid makin signifikan di pasar otomotif Indonesia.

Dari sisi manufaktur, produksi mobil hybrid rakitan lokal juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, tercatat 97.462 unit mobil hybrid diproduksi di dalam negeri. Jumlah tersebut naik sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Berdasarkan merek, Toyota menjadi produsen dengan penjualan mobil hybrid terbesar sepanjang 2025. Total distribusinya mencapai 30.110 unit dari berbagai model. Suzuki menempati posisi kedua dengan empat model hybrid yang terjual 23.206 unit. Honda berada di peringkat ketiga dengan penjualan 6.934 unit.

Jika dirinci berdasarkan model, Toyota Innova Zenix menjadi mobil hybrid terlaris di Indonesia. Model multi purpose vehicle atau kendaraan serbaguna ini terdistribusi sebanyak 23.934 unit. Posisi kedua ditempati Suzuki Fronx dengan penjualan 10.458 unit. Fronx mengusung teknologi mild hybrid, yaitu sistem elektrifikasi ringan yang membantu efisiensi mesin tanpa menggerakkan mobil secara penuh dengan motor listrik.

Suzuki XL7 berada di peringkat ketiga dengan penjualan 9.759 unit. Honda HR-V e:HEV menempati posisi keempat setelah terdistribusi 6.040 unit sepanjang 2025. Sistem e:HEV merupakan teknologi hybrid Honda yang mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama pada kecepatan tertentu. Toyota Yaris Cross melengkapi lima besar dengan penjualan 3.380 unit.

Sejumlah merek lain juga meramaikan pasar mobil hybrid, meski volumenya relatif terbatas. Toyota Alphard Hybrid terjual 1.901 unit, disusul Suzuki Grand Vitara sebanyak 1.821 unit. Hyundai Santa Fe mencatat distribusi 1.290 unit, sementara Suzuki Ertiga Hybrid mencapai 1.168 unit. Hyundai Palisade berada di posisi kesepuluh dengan penjualan 1.081 unit.

Merek otomotif China di segmen mobil hybrid masih mencatatkan penjualan rendah. Great Wall Motor hanya mendistribusikan 633 unit sepanjang 2025. Wuling, meski telah memiliki fasilitas produksi di Indonesia, mencatat penjualan 88 unit melalui model Almaz Hybrid. Kondisi ini menunjukkan persaingan di segmen hybrid masih didominasi oleh merek Jepang dan Korea.