JAKARTA— “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” menjadi tagline yang ditegaskan Korps Lalu-lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). Kepala Korlantas (Kakorkantas) Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan hal tersebut dalam menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri (Lebaran) sekitar 18 Maret tahun 2026 ini.
Menurutnya, tagline tersebut mengandung makna bahwa keselamatan dalam perjalanan adalah kunci utama menghadirkan kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga di Hari Raya Lebaran. Tanpa keselamatan, kebahagiaan tak akan sempurna.
Ajakan ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Kepala Kepolisian RI (KAPOLRI). Isinya, agar seluruh jajaran Polri memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta memastikan pelaksanaan pengamanan mudik berjalan optimal, humanis, dan profesional. Tagline ini diluncurkan 3 Maret 2026.
Dengan semangat “Mudik Aman, Perjalanan Nyaman, Lebaran pun makin Berkesan”, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadikan momen mudik sebagai perjalanan yang aman, tertib, dan penuh kesadaran. Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap pemudik.
Mudik bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum sakral untuk mempererat silaturahmi. Karena itu, masyarakat diimbau mempersiapkan perjalanan secara matang, memastikan kondisi tubuh prima, kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta melengkapi administrasi berkendara.
Kakorlantas juga mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta tidak memaksakan diri saat kelelahan. Polri bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas, pos pengamanan, dan pelayanan terpadu guna menjamin kelancaran arus mudik.
“Keselamatan adalah tanggungjawab bersama. Ketertiban di jalan menentukan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Mari kita wujudkan mudik yang aman agar keluarga bahagia dan Lebaran benar-benar berkesan,” katanya.
Melalui Kerjasama antara petugas dan masyarakat, diharapkan arus mudik dan balik berjalan lancar, minim kecelakaan, serta menghadirkan suasana yang tertib dan penuh empati. Dengan demikian, semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia benar-benar terwujud di seluruh Indonesia. (*)








