Berita

Lebaran 2018, APM Prediksikan Penjualan Mobil Naik 15 Persen

JAKARTA— Agen pemegang merek mobil memproyeksikan musim Idul Fitri (Lebaran) 2018 akan mendorong penjualan retail kendaraan penumpang sekitar 5-15 persen. Namun penjualan akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan memenuhi permintaan. Seperti diketahui, perayaan Idul Fitri terkenal dengan tradisi mudik.

“Momentum Lebaran dapat mendorong peningkatan penjualan retail kendaraan penumpang 5 sampai 15 persen,” ujar Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), seperti dikutip Bisnis, Senin, 30 April 2018.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil penumpang sepanjang tiga bulan pertama tahun lalu tercatat 190.319 unit. Dengan asumsi tumbuh 5-15 persen, penjualan pada kuartal kedua tahun ini diproyeksikan mencapai 199.835-218.867 unit. Termasuk kendaraan komersial, pasar mobil pada kuartal kedua tahun lalu tercatat 249.746 unit.

Senada dengan Harold, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan momentum Lebaran membuat permintaan pasar menguat, yang sekaligus akan mendorong penjualan ke dealer atau wholesale mobil. “Umumnya semua maker, tak hanya Toyota, akan mempersiapkan sesuai dengan kebutuhan yang akan meningkat,” katanya.

Produk unggulan Toyota Avanza masih menjadi raja penjualan mobil hingga 2017. Mobil keluarga yang pertama kali diluncurkan pada 2003 ini mencatat penjualan 109.488 unit. Toyota Avanza menggunakan mesin berkapasitas 1.300 CC dan 1.500 CC dengan Dual VVT-i, yang membuat mobil menjadi lebih irit bahan bakar, torsi lebih meningkat, serta ramah lingkungan.

Persiapan tersebut di antaranya meningkatkan pasokan ke dealer. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, pengiriman mobil dari pabrikan ke dealer tercatat 291.910 unit atau meningkat 3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 283.760 unit. (*)