JAKARTA— Penjualan mobil berteknologi plug in hybrid electric vehicles (PHEV) pada Januari 2026 masih didominasi merek asal China. Segmen ini tumbuh dibanding dari Januari tahun 2025 lalu.
Data year to year (YoY) menunjukkan, pertumbuhan segmen PHEV di Indonesia tergolong luar biasa. Pada Januari 2026, sebanyak 502 unit mobil PHEV terjual. Angka ini naik hampir 3.037 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 lalu (Januari 2025) sebanyak 16 unit.
Tapi secara month to month (MtM) pada Januari 2026, pasar PHEV justru turun tajam. Pada Desember 2025, penjualan PHEV sempat menyentuh angka 1.051 unit. Artinya, turun sekitar 52 persen pada Januari 2026. Ini kemungkinan merupakan dampak dari siklus tahunan industri otomotif.
Dibanding model mobil listrik lain, penjulan PHEV masih tergolong kecil. Mobil listrik 10.211 unit, dan hybrid 4.195 unit. Dari total pasar mobil Listrik— gabungan battery electric vehicle (BEV), hybrid electric vehicle (HEV), dan PHEV— yang mencapai 14.908 unit pada Januari 2026, kontribusi PHEV baru menyumbang sekitar 3,3 persen.
PHEV mulai menemukan pasarnya lewat merek-merek seperti Chery dan Geely. Segmen ini mengisi celah bagi konsumen yang ingin merasakan sensasi mobil listrik (bisa di-charge) tapi masih ingin keamanan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.
Chery melalui model Tiggo 8 CSH (Chery Super Hybrid) tampil dominan dengan menguasai hampir separuh pasar PHEV di bulan Januari 2026. Mobil sport utility vehcile (SUV) ini berhasil terdistribusi sebanyak 240 unit. Merek-merek asal China lainnya seperti Geely, Jaecoo, dan Wuling juga mulai menunjukkan taringnya di segmen ini. (DETIK)
Daftar Mobil PHEV Terlaris Januari 2026:
1. Chery Tiggo 8 CSH: 240 unit
2. Geely Starray EM-i: 78 unit
3. Wuling Darion PHEV: 57 unit
4. Jaecoo J7: 51 unit
5. Chery Tiggo 9 CSH: 41 unit
6. Jaecoo J8: 26 unit
7. Mazda XC90: 5 unit
8. Mazda CX80: 3 unit
9. BMW XM: 1 unit.









