Berita Economy & Industry

GAIKINDO: Target Pameran Otomotif Permata Bank – GJAW 2025 Terpenuhi

IDXCHANNEL— Pameran otomtif GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 usai sudah. Pameran ditutup, pada Sabtu 29 November 2025. Namun pameran masih berlangsung hingga Ahad 30 November 2025. Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesi (GAIKINDO) Anton Kumonty mengatakan, GJAW 2025 hadir dengan area yang lebih luas dan lebih lengkap.

Alhasil, GJAW 2025 mampu menarik perhatian masyarakat lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya. “Antusiasme pengunjung meningkat setiap harinya dan hingga Jumat, angka pengunjung sudah melampaui catatan kehadiran pengunjung di tahun yang lalu,” kata Anton di arena GJAW 2025, Sabtu 29 November 2025.

GJAW 2025 digelar pada area yang lebih luas daripada tahun 2024 lalu. Tahun ini, penyelenggara menggunakan seluruh hall dengan luasan 90 ribu meter persegi di Gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE), di Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang (Banten). Tahun lalu, ketika pameran digelar pada area 60 ribu meter persegi, jumlah pengunjung tercatat mendapai 145.787 orang. Namun, hingga hari kesembilan penyelenggaraan GJAW 2025, pihak promotor belum memberikan informasi lebih detail mengenai angka pengunjung.

Ketua Harian GAIKINDO Anton Kumonty GAJW 2025 mengatakan para peserta bisa memenuhi target mereka pada pameran ini. “Terkait dengan tujuan tersebut, saat ini pengumpulan data transaksi dari seluruh peserta masih berlangsung. Namun, kami telah menerima banyak feedback positif mengenai pencapaian transaksi yang sangat baik,” kata Anton.

Hal tersebut membuat GAIKINDO merasa senang karena para peserta bisa memenuhi target mereka pada pameran ini. “Kami bersyukur para peserta menyampaikan rasa puas karena hasil yang diperoleh sesuai dengan atau bahkan melebihi ekspektasi mereka,” kata Anton.

Pameran ini diikuti lebih dari 80 merek otomotif. Terdiri dari 33 merek mobil penumpang, sembilan merek sepeda motor, dua karoseri, dan lebih dari 45 merek industri pendukung. (*)