Berita

Industri Otomotif Dorong Pendidikan Vokasi, sesuai Arahan Pemerintah

SUKABUMI— Pemerintah terus menggaungkan “Target Industri 4.0” sebagai salah satu masa depan Indonesia. Selain meningkatkan fasilitas produksi yang kini semakin canggih dengan penggunaan teknologi robotik, sumberdaya manusia (SDM) juga menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan. Pemerintah meningkatkan SDM Indonesia agar sesuai dengan kebutuhan Industri 4.0 dengan menggelar acara Program Pendidikan Vokasi Industri di Jawa Barat.

Kegiatan ini mempertemukan para lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan dunia industri. Langkah tersebut sejalan dengan program pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dalam membangun sumberdaya manusia (SDM) yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi khususnya pada sektor industri. “Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pembangunan nasional saat ini fokus pada pembangunan  SDM berkualitas. Maka perlu dilakukan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi lebih masif,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia Airlangga Hartarto melalui keterangan resminya.

Salah satu sektor industri yang akan berpengaruh terhadap pengembangan industri 4.0 adalah sektor industri otomotif. Kegiatan Program Pendidikan Vokasi Industri di Jawa Barat juga mendapatkan dukungan yang cukup kuat dari beberapa produsen otomotif. Toyota Indonesia di program ini menghibahkan lima unit mobil dan lima unit mesin sebagai alat bantu praktikum ke lima SMK. Toyota juga memberikan kontribusi kepada para guru melalui penyerahan simbolik berupa sertifikasi kepada 30 guru dan 6 SMK yang menjadi sekolah binaan Toyota di Jawa Barat.

“Selain dalam bentuk fasilitas berupa hibat alat peraga pendidikan, Toyota juga turut aktif dalam revitaslisasi program vokasi pendidikan dengan memberikan leatihan bersertifikasi bagi para pengajar dan kelas budaya industri. Ke depannya, pengembangan kurikulum akan menjadi fokus kami,” kata Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam.

Bob Azam juga berencana kurikulim yang tersedia di Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) akan dikembangkan sehingga bisa diadopsi oleh SMK. Diharapkan dengan sejumlah dukungan dari pelaku usaha industri otomotif, lulusan SMK mendapatkan pembekalan terampil yang kekininian sehingga dapat langsung diserap oleh dunia kerja. (*)